SuckSeed (2011)

Labels: ,


Fenomena kesuksesan film bergenre rom-com yang masih merajai box office di Thailand membuat GTH salah satu rumah produksi film yang pernah sukses dengan film-film horor seperti Shutter, Alone atau Phobia kembali memproduksi film bergenre rom-com. Sebelumnya mungkin kita dibuat tertawa sekaligus menangis dengan film-filmnya seperti Hello Stranger, Bangkok Traffic Love Story atau Little Comedian. Kali ini SuckSeed sebuah kisah cinta remaja yang akan membuat kita tertawa. Film berdurasi 125 menit ini sedikit berbeda dengan film rom-com kebanyakan, SuckSeed mengusung unsur musikal rock, persahabatan dan impian dalam temanya. SuckSeed merupakan film pertama bagi sang sutradara Chayanop Boonprakob berdasarkan film pendek berjudul Suck3/2Seed yang dibuat sebagai proyek thesisnya. Bercerita tentang sebuah band yang selalu "suck" tetapi tak patah semangat demi menjadi band yang terbaik. Didukung oleh bintang muda Thailand seperti Jirayu Laongmanee (Phobia 2, The Love of Siam) yang berperan sebagai Ped, lalu Pachara Chirathivat sebagai Koong dan Thawat Pornrattanaprasert sebagai Ex serta aktris cantik Nattacha Nauljam yang berperan sebagai Ern.

Ped, seorang murid sekolah menengah selalu menggangap dirinya "looser". Bersahabat dengan Koong yang tidak jauh berbeda nasibnya dengan dirinya. Semasa kecil Ped selalu dianggap kurang beruntung, bahkan saat ia menyukai Ern, salah satu gadis di kelasnya yang sangat menyukai musik rock. Tetapi karena malu, ia gagal menyatakan bahwa ia menyukai Ern hingga Ern pindah ke Bangkok. Sedangkan Koong selalu dibayangi Kay, saudara kembarnya. Ped dan Koong bersama Ex kemudian membentuk sebuah band bernama Koong and Friends demi menarik perhatian para gadis dan untuk menyaingi Kay. Tanpa diduga mereka bertemu kembali dengan Ern yang ternyata sangat pandai bermain gitar, kemudian Koong merekrut Ern untuk bermain bersama mereka dan bersaing dengan band milik Kay, Arena dalam Hot Wave Music Award, sebuah kompetisi band yang diikuti oleh murid-murid sekolah. Dengan bergabungnya Ern ke dalam band membuat mereka lebih bersemangat dalam mengikuti kompetisi. Tak hanya itu, kehadiran Ern juga melibatkan cinta segitiga antara Ped dan Koong yang sama-sama menyukai Ern.


Dibanding film yang menceritakan kisah cinta remaja, SuckSeed mungkin lebih cocok jika disebut film tentang persahabatan. Film ini menggambarkan bagaimana persahabatan antara Ped, Koong, Ex dan Ern dimana musik mengikat mereka. Di saat tahun terakhir mereka di sekolah, persahabatan mereka harus diwarnai dengan konflik internal serta impian mereka dalam bermusik. Sedangkan kisah cinta segitiga antara Ped, Koong dan Ern bisa dibilang hanya sebagai pelengkap film ini. SuckSeed juga menghadirkan visualisasi yang unik seperti komik, sedikit mengingatkan pada film Scott Pilgrim. Sayangnya durasi film yang cukup lama, yaitu sekitar 125 menit memberikan kebosanan pada beberapa orang. Pemerannya sendiri mungkin bagi pecinta film Thailand akan mengenal dan pernah melihat Jirayu Laongmanee ketika bermain dalam The Love of Siam atau Phobia 2. Sedangkan para pemeran lain merupakan pendatang baru di perfilman Thailand. Pachara Chirathivat selain berperan sebagai Koong, ternyata ia juga memerankan Kay, saudara kembarnya di film ini. Sepertinya kepandaian dalam make-up juga berbicara di sini. Sedangkan Nattacha Nauljam, satu-satunya pemeran wanita utama di film ini yang ternyata bernyanyi dan memainkan sendiri gitarnya dalam film ini. Ya, kemampuan menyanyi dan memainkan gitarnya boleh diacungi jempol. Nat, begitu ia biasa dipanggil, ternyata adalah anak dari salah satu personil Carabao. Band rock Thailand yang legendaris dan sudah cukup terkenal di mancanegara. Jadi tidak heran bila ia pandai dalam bernyanyi dan memainkan gitarnya. Sedangkan Thawat Phonratprasert yang juga seorang pendatang baru, walaupun ia tidak banyak berperan dalam film ini, tetapi aksi-aksi konyolnya cukup membuat tertawa.

Sebagai sebuah film yang mengusung tema musikal, SuckSeed pastinya didukung dengan musik-musik rock yang mengiringi perjalanan film ini. Beberapa band rock Thailand yang berada di bawah bendera GTH turut serta dalam mengisi soundtrack film ini. Bodyslam, band rock yang mengawali karir mereka dalam Hotwave Music Award dan band lain seperti Paradox, Big Ass, Modern Dog, No More Tear dan beberapa band lainnya. Selain itu ada juga lagu lain yang ditampilkan di film ini tetapi tidak masuk ke dalam soundtrack film ini, yaitu lagu dari band Loso yang cukup berperan penting dalam cerita film ini. Ada hal yang unik dari film ini ketika lagu-lagu ini diputar. Adalah kemunculan atau cameo dari band-band pengisi soundtrack film ini. Seperti pada saat Ped yang sedang patah hati diiringi musik kemudian muncul cameo yang menyanyikan lagu tersebut dan menghilang bersamaan dengan habisnya lagu. Bisa dibilang ini adalah sebuah ide yang mungkin terlihat aneh tetapi cukup unik. Untuk ukuran film musikal rock, jika dibandingkan dengan film serupa seperti Beck atau Detroit Metal City jelas lagu-lagu yang dibawakan dalam film ini masih kurang 'nendang'. Tapi setidaknya beberapa lagu yang disajikan cukup catchy dan memorable.

Seperti biasa, unsur komedi yang disajikan dalam film Thailand selalu saja pandai mengocok perut. Unsur komedi yang disajikan memang terkadang berlebihan tetapi tetap terasa natural. Kali ini kita akan dibuat tertawa dengan berbagai kekonyolan yang dilakukan Ped, Koong dan Ex. Aksi-aksi kocak mereka akan menemani sepanjang film ini berjalan. Tentunya tanpa mereka mungkin film ini akan terasa membosankan mengingat durasinya yang cukup lama. Tidak berbeda dengan komedi Thailand kebanyakan, aksi-aksi kocak dalam SuckSeed juga diiringi oleh backsound yang akan pastinya akan menambah unsur komedi ini menjadi lebih konyol.

SuckSeed mengingatkan pada 'Beck', film Jepang yang juga mengusung tema musik rock, persahabatan dan juga impian. Sebagai film pertamanya, Chayanop Boonprakob cukup berhasil mengemas SuckSeed sebagai film yang cukup inspiratif, dalam hal ini tentang persahabatan dan impian dan juga menghibur dengan segala unsur komedi yang disajikan. Tak heran jika film berdurasi 125 menit ini tetap tidak terasa membosankan untuk dinikmati. Ide unik Chayanop dalam menampilkan cameo musisi terkenal Thailand juga patut diacungi jempol, sekaligus bisa memperkenalkan band-band Thailand ini ke mancanegara. Jadi, bersiaplah anda dibuat tertawa oleh SuckSeed.


RATE : 3.5 / 5

6 comments:

  1. sarashlm said...:

    Om Fiko, ini share reviewnya di sini, ya .. http://www.facebook.com/pages/SuckSeed-The-Movie/149402648459287

  1. flik_kenni said...:

    waah, tengkyuuu...

    pantes ada pengunjung dari epbe :D

  1. vincent said...:

    Suckseed T-shirt
    Shipping worldwide
    http://www.kaskus.us/showthread.php?p=416420570#post416420570

  1. llwirall said...:

    Tumben2an nonton film Thailand dapetnya yang kocak gini :ngakaks

    Fik, gw ijin malingtas di blog lo yak :ngacir

  1. Saputra Fijai said...:

    Suckseed quote: sometimes you got to SUCK before you SUCCEED!
    Haha film Thai pertama yang saya suka :D

Post a Comment