Harry Potter and the Deathly Hallows Part 1 (2010)


Story : Pasca kembalinya Lord Voldemort dan kematian Dumbledore dunia sihir kini diselimuti ketakutan. Rufus Scrimgeour, menteri sihir yang baru berjanji akan menangkap Voldemort. Sementara itu, Harry yang belum berumur 17 tahun berencana untuk keluar dari rumah keluarga Dursley. Dibantu teman-temannya Harry keluar dari rumah itu menuju rumah keluarga Weasley, namun kedatangan Death Eater memaksa mereka kembali dalam pelarian. Petualangan mereka dimulai, dengan mencari Horcrux dan menghancurkannya, tapi Harry menemukan rahasia lain. Deathly Hallows, 3 benda paling berbahaya di dunia sihir, dan Voldemort mencari benda tersebut.


Review : Harry Potter memasuki seri yang ketujuh yang merupakan seri terakhir franchise ini. Untuk seri yang ketujuh ini, Harry Potter and the Deadly Hallows dibagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama yang awalnya direncanakan untuk tayang dengan format 3D juga akhirnya batal. Sementara untuk bagian kedua yang akan ditayangkan Juli tahun depan tetap akan menggunakan format 2D dan 3D. Untuk sutradara sendiri, adalah David Yates yang juga menjadi sutradara di beberapa seri sebelumnya. Menjadi sebuah keharusan bagi David Yates yang tentunya sudah mengenal baik franchise ini untuk menjadikan seri penutup Harry Potter sebagai film yang memorable bagi para fansnya. Pada awalnya sedikit meragukan apakah film ini akan lebih baik dari sebelumnya dan keraguan pun terjawab setelah menyaksikannya. Bagian pertama dari Deathly Hallows menyajikan petualangan yang berbeda dimana sepanjang film kita disajikan oleh sebuah petualangan yang menegangkan dan kali ini hubungan emosional antara ketiga tokoh utama, Harry, Hermione dan Ron akan menjadi penghias perjalanan mereka. Cerita kali ini berkisar pada perjalanan ketiga tokoh ini sepeninggalan Dumbledore untuk menemukan Horcrux untuk mengalahkan Voldemort. Bermula dari pelarian Harry dari rumah keluarga Dursley hingga sampai ke rumah keluarga Weasley dimana pada akhirnya mereka harus lari karena kedatangan Death Eaters. Dari sinilah masalah demi masalah terjadi serta berbagai rahasia mulai terungkap. Ditambah konflik diantara ketiganya yang semakin menyulitkan perjalanan mereka. Di sini kita dapat melihat bagaimana hubungan antara ketiganya berkembang. Memang untuk bagian pertama ini lebih banyak drama ketimbang pertarungan adu ilmu sihir, tapi semua itu memang layak untuk diikuti.

Dalam seri terakhir ini, muncul beberapa karakter baru, seperti Menteri Sihir Rufus Scrimgeour yang diperankan oleh Bill Nighy, kemudian ayah dari Luna Lovegood, Xenophilius Lovegood yang diperankan oleh Rhys Ifans serta Mundungus Fletcher yang diperankan oleh Andy Linden dan beberapa karakter minor lainnya. Walaupun kemunculan mereka cukup jarang, tapi memegang peranan cukup penting dalam cerita. Sekarang apabila kita melihat relevansi cerita di film dan novel, ada bagian yang tidak terdapat di novelnya tapi bisa ditemukan di film. Begitu juga sebaliknya, beberapa bagian dari novel ada yang tidak muncul di film, mungkin saja untuk mempersingkat durasi mengingat betapa tebalnya novel seri terakhir ini.

Dengan dibaginya seri terakhir ini menjadi 2 bagian, memberi kesempatan bagi Yates untuk bisa mengeksplor potensi dari seri terakhir ini, sehingga tidak terkesan terlalu terburu-buru. Tentunya tidak sabar menunggu bagian kedua dari seri ini yang akan hadir July tahun depan. Deathly Hallows Part 1 cukup berhasil membuka seri terakhir Harry Potter yang akan menjadi epic finale perjalanan panjang seri ini.


RATE : 4/5

1 comments:

  1. Daniel Putra said...:

    Blog nya saya link ya, relink please :) http://danielpolitton.blogspot.com/

Post a Comment